RatuDomain

Cara membuat website toko online sendiri untuk pemula

Tujuh langkah membuat website toko online sendiri: menentukan produk, mendaftarkan domain, memilih platform, menyambungkan DNS, sampai menguji pesanan pertama.

5 menit bacaDiperbarui Tim RatuDomain

Cara membuat website toko online sendiri dimulai dari tiga hal: nama domain, platform toko, dan cara pembayaran. Kamu daftarkan domain atas nama usahamu, pilih platform yang menyediakan katalog produk dan checkout, lalu sambungkan keduanya lewat pengaturan DNS. Setelah itu tinggal mengisi produk, menguji pesanan, dan mengumumkan alamat tokomu ke pelanggan.

Kenapa punya website toko online sendiri #

Marketplace dan media sosial membantu orang menemukan produkmu. Website sendiri memberi hal yang tidak mereka berikan:

  • Alamat yang kamu kendalikan. Pelanggan menyimpan tokobudi.id, bukan tautan profil yang bisa berubah kalau aturan platform berubah.
  • Data pelanggan tercatat di sistemmu. Kamu bisa menghubungi pembeli lama untuk promo atau stok baru.
  • Tampilan sesuai merek. Kamu menentukan foto, urutan produk, dan isi halaman tanpa bersaing dengan toko lain di halaman yang sama.

Website tidak harus menggantikan marketplace. Banyak penjual memakai keduanya: marketplace untuk menjaring pembeli baru, website untuk pelanggan tetap dan pesanan langsung.

Langkah 1: Tentukan produk dan cara kirim #

Sebelum menyentuh soal teknis, tulis dulu jawaban untuk pertanyaan ini:

  1. Produk apa yang dijual di awal? Mulai dari 10 sampai 30 produk terlaris, bukan seluruh stok.
  2. Siapa pembelinya dan dari kota mana?
  3. Bagaimana barang sampai ke pembeli: kurir, ambil di tempat, atau keduanya?
  4. Siapa yang membalas chat dan memproses pesanan setiap hari?

Jawaban ini menentukan fitur yang kamu butuhkan dari platform, misalnya hitung ongkir otomatis atau pilihan ambil di toko.

Langkah 2: Pilih nama dan daftarkan domain #

Domain adalah alamat tokomu, misalnya kuekeringibu.id. Pilih nama yang mudah diucapkan dan diketik, tanpa angka atau tanda hubung kalau bisa. Panduan lengkapnya ada di tips memilih nama usaha dan domain, dan kalau kamu butuh inspirasi, generator ide nama domain menampilkan usulan nama yang masih tersedia.

Untuk toko online kecil, beberapa ekstensi yang sering dipilih:

Ekstensi Tahun pertama Perpanjangan per tahun
.id Rp269.000 (per 5 Oktober 2026) Rp279.000 (per 5 Oktober 2026)
.biz.id Rp20.000 (per 5 Oktober 2026) Rp71.000 (per 5 Oktober 2026)
.com Rp209.000 (per 5 Oktober 2026) Rp249.000 (per 5 Oktober 2026)

Ekstensi .biz.id memang ditujukan untuk usaha, dan syaratnya cukup KTP. Detail harga dan syaratnya ada di halaman domain .biz.id.

Daftarkan domain atas nama pemilik usaha, bukan atas nama orang yang membantu membuatkan website. Kalau kerja sama selesai, domain tetap milikmu.

Langkah 3: Pilih platform toko online #

Platform adalah tempat katalog, keranjang, dan checkout tokomu berjalan. Secara umum ada tiga jenis:

Pembuat website siap pakai #

Kamu memilih template, mengisi produk lewat dashboard, dan penyedia mengurus server serta keamanannya. Cocok kalau kamu ingin cepat jalan tanpa urusan teknis. Biayanya biasanya langganan bulanan atau tahunan.

Website dengan sistem toko di hosting sendiri #

Kamu menyewa hosting, memasang sistem pengelola website dan plugin toko, lalu mengatur semuanya sendiri. Pilihan ini lebih fleksibel, tapi kamu atau orang yang kamu bayar harus merawat pembaruan dan cadangan datanya.

Halaman katalog sederhana #

Untuk awal yang sangat kecil, satu halaman berisi daftar produk dengan tombol pesan lewat WhatsApp sudah cukup. Kamu bisa pindah ke platform toko lengkap saat pesanan bertambah, dan domainmu tetap sama.

Apa pun pilihanmu, pastikan platform itu mengizinkan domain sendiri. Fitur ini biasanya bernama "custom domain" atau "hubungkan domain".

Langkah 4: Sambungkan domain ke platform #

Platform akan memberimu satu atau dua record DNS untuk ditambahkan, biasanya record A berisi alamat IP atau record CNAME berisi nama host. Kamu menambahkannya di pengaturan DNS domain, lalu menunggu beberapa menit sampai beberapa jam sampai alamat baru terbaca di semua jaringan.

Langkah per platform, termasuk bedanya record A, CNAME, dan pengalihan, ada di panduan menyambungkan domain ke toko online. Di RatuDomain, kamu mengatur record DNS dari dashboard akun.

Langkah 5: Siapkan pembayaran dan pengiriman #

Pembeli meninggalkan keranjang kalau cara bayarnya merepotkan. Siapkan:

  • Metode pembayaran yang umum dipakai pembelimu, seperti transfer bank, virtual account, QRIS, atau e-wallet. Platform toko biasanya bekerja sama dengan penyedia pembayaran tertentu.
  • Ongkos kirim yang jelas sebelum checkout selesai, entah dihitung otomatis atau berupa tarif tetap per wilayah.
  • Konfirmasi pesanan lewat email atau WhatsApp, supaya pembeli tahu pesanannya diterima.

Langkah 6: Isi halaman yang membuat pembeli percaya #

Selain halaman produk, siapkan halaman yang menjawab pertanyaan sebelum pembeli bertanya:

  • Tentang kami: siapa di balik toko, sejak kapan, dan alamat atau kota operasional.
  • Cara pesan dan bayar, termasuk perkiraan waktu proses.
  • Kebijakan retur dan penukaran barang.
  • Kontak: nomor WhatsApp, email, dan jam layanan.

Foto produk yang terang dan konsisten, ukuran yang jelas, dan stok yang akurat lebih berpengaruh daripada desain yang rumit.

Langkah 7: Uji, lalu umumkan alamatnya #

Buat satu pesanan percobaan dari HP-mu sendiri sampai pembayaran selesai. Cek apakah email konfirmasi masuk, ongkir terhitung benar, dan tampilan di layar kecil tetap rapi.

Setelah semuanya jalan, pasang alamat toko di bio Instagram, profil WhatsApp Business, kemasan, dan kartu nama. Kalau kamu mendaftarkan toko di Google Business Profile, isi juga alamat websitenya.

Belum punya domain untuk toko? Ketik nama tokomu di kotak pencarian RatuDomain untuk melihat ekstensi yang masih tersedia.

Pertanyaan yang sering diajukan #

Apakah saya butuh hosting untuk membuat website toko online? #

Tergantung platformnya. Pembuat website siap pakai sudah termasuk tempat menyimpan website, jadi kamu cukup membeli domain. Kalau kamu memasang sistem toko sendiri, kamu perlu menyewa hosting dari penyedia hosting.

Domain apa yang cocok untuk toko online kecil? #

Ekstensi .id dan .biz.id cocok untuk pembeli di Indonesia dan cukup memakai KTP. Pilih .com kalau kamu juga menjual ke luar negeri.

Berapa lama domain bisa dipakai untuk toko online? #

Domain aktif beberapa menit setelah pembayaran. Setelah kamu menambahkan record DNS dari platform toko, perubahan biasanya terbaca dalam hitungan menit sampai beberapa jam.

Apakah website toko bisa pindah platform tanpa ganti alamat? #

Bisa. Domain terpisah dari platform, jadi kamu cukup mengganti record DNS ke platform baru. Pelanggan tetap memakai alamat yang sama.

Apakah RatuDomain menyediakan pembuat website toko online? #

Belum. RatuDomain menjual domain dan menyediakan pengaturan DNS untuk menyambungkannya ke platform toko pilihanmu.

Cek nama domain untuk usahamu

Ketik namanya saja. Kami cek di semua ekstensi sekaligus, lengkap dengan harga tahun pertama dan perpanjangan.

memilih domainkelola domain

Perlindungan whois: perlu atau tidak untuk usahamu?

Perlindungan whois menyembunyikan nama, alamat, dan nomor teleponmu dari catatan publik domain. Cek kapan fitur ini berguna untuk usaha kecil.

5 menit baca · Diperbarui

domain .idumkm

Domain .id untuk UMKM: kenapa cocok dan cara memilihnya

Domain .id cukup didaftarkan pakai KTP, pendek, dan mudah diingat pembeli lokal. Ini alasan .id cocok untuk usaha kecil, cara memilih namanya, dan biayanya per tahun.

5 menit baca · Diperbarui