RatuDomain

Domain .id untuk UMKM: kenapa cocok dan cara memilihnya

Domain .id cukup didaftarkan pakai KTP, pendek, dan mudah diingat pembeli lokal. Ini alasan .id cocok untuk usaha kecil, cara memilih namanya, dan biayanya per tahun.

5 menit bacaDiperbarui Tim RatuDomain

Domain .id untuk UMKM adalah alamat website berakhiran .id, domain resmi Indonesia, yang bisa kamu daftarkan cukup dengan data pemilik sesuai KTP. Untuk usaha kecil yang pembelinya ada di Indonesia, .id pendek, mudah diingat, dan langsung menunjukkan asal usahamu. Di RatuDomain, harga tahun pertamanya Rp269.000 dan perpanjangannya Rp279.000 (per 5 Oktober 2026) per tahun.

Apa itu domain .id untuk UMKM #

Domain adalah nama alamat usahamu di internet, misalnya warungbudi.id. Pembeli mengetik nama itu untuk membuka website, dan kamu bisa memakainya untuk email seperti [email protected].

PANDI, registri domain Indonesia, mengelola ekstensi .id. Siapa pun yang punya KTP Indonesia boleh mendaftarkannya, termasuk usaha perorangan yang belum berbadan hukum. Kamu tidak perlu mengunggah NIB, akta, atau surat izin usaha. Dokumen usaha baru diminta untuk .co.id.

PANDI juga punya turunan .id yang lebih murah dengan syarat yang sama:

  • .biz.id untuk usaha rumahan dan toko online kecil. Tahun pertama Rp20.000 (per 5 Oktober 2026).
  • .my.id untuk portofolio, CV, atau halaman pribadi. Tahun pertama Rp20.000 (per 5 Oktober 2026).
  • .web.id untuk komunitas atau website umum. Tahun pertama Rp32.000 (per 5 Oktober 2026).

Kenapa domain .id cocok untuk usaha kecil #

Pendek dan mudah diucapkan #

Akhiran .id hanya dua huruf. Saat kamu menyebut alamat toko lewat telepon atau di video jualan, "warungbudi titik id" lebih cepat ditangkap pendengar daripada nama panjang dengan akhiran yang jarang mereka dengar.

Pembeli tahu kamu melayani Indonesia #

Orang yang melihat .id tahu usahamu ada di sini. Kalau kamu mengirim barang dalam negeri atau melayani pelanggan di satu kota, sinyal itu membantu calon pembeli memutuskan untuk menghubungimu.

Nama yang kamu mau lebih mungkin masih kosong #

Banyak nama pendek berbahasa Indonesia sudah dipakai orang di .com. Di .id, peluangmu menemukan nama yang sama persis dengan nama usaha biasanya lebih besar. Cek harga dan syaratnya di halaman domain .id, lalu ketik nama usahamu di kotak pencarian.

Syaratnya ringan #

Kamu cukup menyiapkan KTP dan email aktif, jadi kamu bisa mendaftar hari ini tanpa menunggu urusan legalitas selesai. Kalau kelak usahamu menjadi PT atau CV, kamu tetap boleh memakai .id dan menambahkan .co.id belakangan.

Kapan .com lebih cocok #

Pertimbangkan .com kalau kamu menjual ke pembeli di luar negeri, atau kalau merekmu sudah lama memakai alamat .com. Banyak pemilik usaha mendaftarkan .id dan .com sekaligus, lalu mengarahkan salah satunya ke yang lain supaya orang lain tidak mengambil nama yang sama. Perbandingan lengkap soal syarat, harga, dan pengaruhnya ke pembeli ada di panduan domain .id vs .com.

Cara memilih nama domain .id untuk usahamu #

Nama yang bagus mudah diucapkan, mudah diketik, dan tidak menimbulkan salah tafsir. Beberapa pegangan praktis:

  1. Mulai dari nama yang sudah dikenal pelanggan. Kalau pelanggan menyebut tokomu "Kopi Mbak Sri", coba kopimbaksri.id dulu.
  2. Hindari angka dan tanda hubung sebisa mungkin. Pembeli sering lupa apakah kamu menulis "4" atau "empat", dan tanda hubung sulit diucapkan.
  3. Uji dengan membacakannya. Sebutkan alamatnya ke teman lewat telepon, lalu minta dia mengetiknya. Kalau dia salah ketik, cari variasi lain.
  4. Tambahkan kata pendek kalau nama utama sudah dipakai, misalnya kota atau jenis produk: kopimbaksrisolo.id atau kopimbaksrishop.id.
  5. Cek nama yang sama di media sosial supaya akun Instagram dan domainmu bisa kompak.

Kalau belum punya ide, generator ide nama domain memberi beberapa usulan dari deskripsi usahamu dan hanya menampilkan nama yang masih tersedia.

Berapa biaya domain .id per tahun #

Biaya domain punya dua bagian: harga tahun pertama dan harga perpanjangan setiap tahun berikutnya. Untuk .id di RatuDomain:

Komponen Harga
Tahun pertama Rp269.000 (per 5 Oktober 2026)
Perpanjangan per tahun Rp279.000 (per 5 Oktober 2026)
Total 3 tahun Rp827.000 (per 5 Oktober 2026)

Promo .id saat ini: Rp352.000 untuk registrasi 2 tahun (normal Rp538.000), nama minimal 5 karakter (per 5 Oktober 2026). Promo dari registri biasanya hanya berlaku untuk pendaftaran baru, jadi hitung juga biaya perpanjangannya sebelum memutuskan. Daftar semua promo yang sedang berjalan ada di halaman Promo.

Kamu juga bisa menambahkan perlindungan whois seharga Rp25.000 (per 5 Oktober 2026) per tahun untuk ekstensi yang mengizinkannya, supaya data pribadimu tidak tampil di pencarian whois publik.

Langkah mendaftarkan domain .id #

Prosesnya bisa kamu selesaikan dalam sekali duduk:

  1. Ketik nama usahamu di kotak pencarian dan pilih yang tersedia.
  2. Pilih lama registrasi, 1 tahun atau lebih.
  3. Buat akun, lalu isi data pemilik sesuai KTP.
  4. Bayar pakai QRIS, virtual account bank, atau e-wallet.
  5. Tunggu beberapa menit sampai domain aktif.
  6. Buka email pemilik dan selesaikan verifikasi dari registri dalam 30 hari.

Banyak orang melewatkan langkah keenam. Kalau verifikasi lewat dari 30 hari, registri menangguhkan domain, dan website atau email yang memakainya berhenti jalan. Rincian tiap langkah ada di panduan cara daftar domain .id.

Setelah domain .id aktif #

Domain baru belum menampilkan apa pun sampai kamu menyambungkannya ke layanan yang kamu pakai:

  • Website atau toko online. Platform pembuat website akan memintamu menambahkan record A atau CNAME di pengaturan DNS.
  • Email bisnis. Penyedia email memberimu record MX dan TXT. Setelah kamu menambahkannya, alamat seperti [email protected] siap dipakai.
  • Link di bio Instagram atau WhatsApp Business. Arahkan domain ke halaman link-in-bio supaya alamat yang kamu cetak di kemasan tetap sama walau layanannya berganti.

RatuDomain menjual domain, bukan hosting atau email. Website dan email kamu ambil dari penyedia pilihanmu, sedangkan pengaturan DNS-nya tetap kamu kelola dari dashboard akun RatuDomain.

Mau tahu apakah nama usahamu masih kosong? Ketik namanya di kotak pencarian RatuDomain dan lihat versi .id-nya.

Pertanyaan yang sering diajukan #

Apakah UMKM tanpa badan usaha boleh daftar domain .id? #

Boleh. Domain .id cukup memakai data pemilik sesuai KTP. Dokumen usaha hanya wajib untuk .co.id.

Apa beda .id dan .biz.id untuk usaha kecil? #

PANDI mengelola keduanya dan syaratnya sama, cukup KTP. Akhiran .id lebih pendek dan lebih dikenal, sedangkan .biz.id lebih murah: tahun pertama Rp20.000 dan perpanjangan Rp71.000 (per 5 Oktober 2026).

Berapa lama domain .id aktif setelah bayar? #

Biasanya beberapa menit setelah pembayaran terkonfirmasi. Setelah itu, selesaikan verifikasi email pemilik dalam 30 hari.

Bisakah saya memindahkan domain .id ke penyedia lain nanti? #

Bisa. Ambil kode transfer (auth code) dari halaman domain di dashboard, lalu masukkan kode itu di penyedia tujuan.

Apakah domain .id sudah termasuk website dan email? #

Tidak. Domain adalah alamatnya. Website dan email kamu ambil dari penyedia lain, lalu kamu sambungkan lewat pengaturan DNS.

Cek nama domain untuk usahamu

Ketik namanya saja. Kami cek di semua ekstensi sekaligus, lengkap dengan harga tahun pertama dan perpanjangan.

memilih domainkelola domain

Perlindungan whois: perlu atau tidak untuk usahamu?

Perlindungan whois menyembunyikan nama, alamat, dan nomor teleponmu dari catatan publik domain. Cek kapan fitur ini berguna untuk usaha kecil.

5 menit baca · Diperbarui

memilih domaindomain .id

Domain .id vs .com: mana yang cocok untuk usahamu

Perbandingan domain .id dan .com untuk usaha kecil di Indonesia, dari syarat pendaftaran, harga tahun pertama dan perpanjangan, sampai pengaruhnya ke pembeli dan mesin pencari.

5 menit baca · Diperbarui

websitejualan online

Cara membuat website toko online sendiri untuk pemula

Tujuh langkah membuat website toko online sendiri: menentukan produk, mendaftarkan domain, memilih platform, menyambungkan DNS, sampai menguji pesanan pertama.

5 menit baca · Diperbarui