RatuDomain

Apa itu DNS, nameserver dan record A, CNAME, MX, TXT

Penjelasan sederhana tentang DNS, nameserver, dan jenis record yang paling sering dipakai (A, AAAA, CNAME, MX, TXT), lengkap dengan contoh untuk website dan email usaha.

6 menit bacaDiperbarui Tim RatuDomain

DNS (Domain Name System) adalah buku alamat internet: sistem ini menerjemahkan nama domain seperti tokokue.id menjadi alamat server yang dipahami komputer. Nameserver adalah server yang menyimpan buku alamat untuk domainmu. Di dalamnya ada record: A mengarahkan domain ke alamat IP, CNAME mengarahkan satu nama ke nama lain, MX menentukan server penerima email, dan TXT menyimpan teks seperti kode verifikasi.

Kamu tidak perlu jadi teknisi untuk mengatur DNS. Cukup pahami fungsi tiap bagian, lalu salin nilai yang diberikan layanan website atau email yang kamu pakai.

DNS dalam satu analogi #

Bayangkan domainmu sebagai nama toko di papan nama, dan server website sebagai lokasi toko yang sebenarnya. Orang hafal nama tokonya, bukan koordinatnya. DNS adalah petugas yang, saat ditanya "di mana Toko Kue Bu Sari?", menjawab dengan alamat lengkapnya.

Setiap kali seseorang membuka tokokue.id, browser mereka bertanya ke DNS, mendapat alamat server, lalu membuka website dari server itu.

Apa itu nameserver #

Nameserver adalah server yang memegang daftar record untuk domainmu. Setiap domain menunjuk ke beberapa nameserver, biasanya dua atau lebih, supaya tetap jalan kalau salah satunya bermasalah.

Pilihan nameserver menentukan di mana kamu mengatur DNS:

  • Nameserver default RatuDomain. Kamu mengatur record langsung di dashboard RatuDomain, di tab DNS pada domainmu.
  • Nameserver kustom, misalnya Cloudflare atau nameserver dari hostingmu. Kamu mengatur record di layanan itu, bukan di RatuDomain.

Kamu bisa mengganti nameserver di tab Nameserver pada domainmu. Sebelum mengganti, catat semua record yang sudah ada dan buat ulang di penyedia baru. Kalau tidak, website atau email bisa berhenti jalan.

Jenis record yang perlu kamu tahu #

Setiap record punya host (nama yang diatur), jenis, nilai, dan TTL. Host @ berarti domain utama tanpa awalan, misalnya tokokue.id. Host www berarti www.tokokue.id.

Record Fungsi Contoh nilai
A arahkan nama ke alamat IPv4 203.0.113.10
AAAA arahkan nama ke alamat IPv6 2001:db8::1
CNAME arahkan nama ke nama host lain toko.platform-contoh.com
MX tentukan server penerima email mail.layanan-email.com, prioritas 10
TXT simpan teks: verifikasi, SPF, DKIM v=spf1 include:... ~all

Dashboard RatuDomain mendukung kelima jenis record ini.

Record A dan AAAA #

Record A menghubungkan nama ke alamat IPv4, deretan empat angka seperti 203.0.113.10. AAAA melakukan hal yang sama untuk alamat IPv6 yang lebih panjang. Hosting atau platform website memberi tahu alamat IP yang harus kamu isi.

Record CNAME #

CNAME berarti "nama ini sama dengan nama itu". Misalnya www.tokokue.id diarahkan ke toko.platform-contoh.com. Kalau platform mengganti alamat IP servernya, kamu tidak perlu mengubah apa pun karena CNAME mengikuti nama, bukan IP.

Aturannya: host yang punya CNAME tidak boleh punya record lain. Domain utama (@) pada umumnya juga tidak bisa memakai CNAME, jadi platform biasanya memberi record A untuk domain utama dan CNAME untuk www.

Record MX #

MX menentukan ke mana email untuk domainmu dikirim. Kalau kamu memakai layanan email bisnis, layanan itu memberi satu atau beberapa record MX beserta angka prioritasnya. Angka prioritas yang lebih kecil dicoba lebih dulu.

Tanpa record MX yang benar, email ke [email protected] tidak akan sampai.

Record TXT #

TXT menyimpan teks bebas. Fungsinya yang paling umum:

  • Verifikasi kepemilikan. Google, platform toko online, dan layanan lain memintamu menambahkan TXT berisi kode tertentu untuk membuktikan domain itu milikmu.
  • SPF, daftar server yang boleh mengirim email atas nama domainmu.
  • DKIM, tanda tangan digital untuk email keluar, kadang dipasang lewat TXT dan kadang lewat CNAME, tergantung layanannya.
  • DMARC, aturan tentang apa yang harus dilakukan server penerima terhadap email palsu yang mengatasnamakan domainmu. Dipasang sebagai TXT di host _dmarc.

SPF, DKIM, dan DMARC membantu email usahamu tidak masuk folder spam dan mempersulit orang memalsukan email atas nama usahamu.

Apa itu TTL #

TTL (time to live) adalah berapa lama jaringan lain boleh menyimpan jawaban DNS sebelum bertanya lagi, dalam detik. TTL 3600 berarti satu jam.

  • TTL pendek (misalnya 300 detik) membuat perubahan lebih cepat terlihat. Pakai saat kamu sedang memindahkan website.
  • TTL panjang (misalnya 86400 detik, satu hari) mengurangi jumlah pertanyaan ke nameserver. Cocok untuk record yang jarang berubah.

Kalau ragu, pakai nilai yang disarankan layanan website atau email-mu.

Kenapa perubahan DNS tidak langsung terlihat #

Setelah kamu menyimpan record, jaringan lain mungkin masih memakai jawaban lama yang tersimpan sampai TTL-nya habis. Karena itu perubahan DNS bisa butuh waktu hingga beberapa jam untuk terlihat di semua jaringan. Proses ini sering disebut propagasi.

Kalau setelah beberapa jam domain masih belum mengarah ke tempat baru, periksa lagi host, jenis, dan nilai record-nya.

Contoh: website dan email untuk satu usaha #

Misalnya Bu Sari memakai platform toko online untuk website dan layanan email bisnis untuk [email protected]. Record di domainnya kurang lebih seperti ini:

Host Jenis Nilai Untuk
@ A IP dari platform toko website
www CNAME nama host dari platform toko website
@ MX server email dari layanan email email masuk
@ TXT v=spf1 ... dari layanan email SPF
_dmarc TXT v=DMARC1; p=none; ... DMARC

Semua nilai berasal dari platform dan layanan email yang dipakai. Tugasmu hanya menyalinnya dengan tepat. Langkah menyambungkan domain ke platform tertentu ada di panduan menyambungkan domain ke Instagram, Google Sites, dan toko online.

Kesalahan yang sering terjadi #

  • Menulis domain lengkap di kolom host. Isi www, bukan www.tokokue.id. Dashboard RatuDomain merapikan input seperti ini, tapi penyedia DNS lain belum tentu.
  • Menggabungkan CNAME dengan record lain di host yang sama. DNS tidak mengizinkannya.
  • Lupa membuat ulang MX dan TXT saat ganti nameserver. Website mungkin tetap jalan, tapi email berhenti.
  • Mengatur record di tempat yang salah. Kalau domain memakai nameserver kustom, record di tab DNS RatuDomain tidak berlaku.

Belum punya domain? Cek nama untuk usahamu, lalu ikuti cara daftar domain .id.

Pertanyaan yang sering diajukan #

Apa bedanya DNS dan nameserver? #

DNS adalah sistem yang menerjemahkan nama domain menjadi alamat server. Nameserver adalah server yang menyimpan record DNS untuk domainmu. Nameserver menentukan di mana kamu mengatur record.

Apa bedanya record A dan CNAME? #

Record A mengarahkan nama ke alamat IP. CNAME mengarahkan nama ke nama host lain. Domain utama biasanya memakai A, sedangkan subdomain seperti www sering memakai CNAME.

Record apa yang dibutuhkan untuk email dengan domain sendiri? #

Record MX untuk menerima email, ditambah TXT untuk SPF dan DMARC, dan DKIM lewat TXT atau CNAME. Nilainya diberikan oleh layanan email yang kamu pakai.

Berapa lama perubahan DNS berlaku? #

Biasanya beberapa menit sampai beberapa jam, tergantung TTL record lama dan jaringan yang dipakai pengunjung.

Di mana mengatur DNS domain di RatuDomain? #

Di dashboard, pilih domainnya, lalu buka tab DNS. Record di sana berlaku selama domain memakai nameserver default RatuDomain.

Cek nama domain untuk usahamu

Ketik namanya saja. Kami cek di semua ekstensi sekaligus, lengkap dengan harga tahun pertama dan perpanjangan.

websitejualan online

Cara membuat website toko online sendiri untuk pemula

Tujuh langkah membuat website toko online sendiri: menentukan produk, mendaftarkan domain, memilih platform, menyambungkan DNS, sampai menguji pesanan pertama.

5 menit baca · Diperbarui