Untuk memindahkan domain ke penyedia lain, kamu perlu kode transfer (disebut juga kode EPP atau auth code) dari penyedia lama, lalu memasukkan kode itu saat memesan transfer di penyedia baru. Domain harus dalam keadaan aktif dan tidak terkunci. Untuk domain generik seperti .com, transfer tidak bisa dilakukan dalam 60 hari setelah pendaftaran atau setelah perubahan data pemilik. Kepemilikan dan nama domain tidak berubah, yang pindah hanya tempat kamu mengelola dan membayar perpanjangannya.
Panduan ini berlaku untuk memindahkan domain dari penyedia mana pun, termasuk dari RatuDomain.
Apa yang berubah dan yang tidak saat transfer #
Yang berubah:
- Penyedia tempat kamu mengelola domain, membayar perpanjangan, dan menerima invoice.
- Dashboard yang kamu pakai untuk mengatur nameserver dan DNS.
- Untuk domain generik seperti .com, transfer biasanya disertai perpanjangan satu tahun yang kamu bayar di penyedia baru. Tahun itu ditambahkan ke masa aktif yang tersisa, jadi sisa masa aktifmu tidak hilang.
Yang tidak berubah:
- Nama domain dan pemiliknya.
- Website dan email, selama DNS-nya tetap mengarah ke tempat yang sama.
Sebelum mulai: cek lima hal ini #
1. Domain sudah lewat 60 hari #
Untuk domain generik (.com, .net, .org, dan sejenisnya), aturan ICANN melarang transfer dalam 60 hari setelah domain didaftarkan, setelah transfer sebelumnya, atau setelah perubahan data pemilik. Untuk keluarga .id, aturan transfernya mengikuti PANDI. Tanyakan ke penyedia tujuan sebelum memesan.
2. Domain aktif dan tidak mendekati kedaluwarsa #
Domain yang sudah kedaluwarsa, ditangguhkan, atau sedang dalam sengketa biasanya tidak bisa dipindahkan. Kalau masa aktifnya tinggal sedikit, perpanjang dulu atau mulai transfer jauh hari sebelum tanggal kedaluwarsa, supaya domain tidak keburu mati di tengah proses.
3. Email pemilik masih aktif #
Registri atau penyedia lama bisa mengirim email konfirmasi transfer ke email pemilik domain. Kalau email itu sudah tidak kamu pakai, perbarui dulu data kontaknya. Ingat, untuk domain generik perubahan data pemilik bisa memicu kunci 60 hari.
4. Domain tidak terkunci #
Banyak penyedia memasang kunci transfer pada domain untuk mencegah pemindahan tanpa izin. Kalau domainmu dikunci, buka kuncinya di dashboard penyedia lama atau minta mereka membukanya.
5. Catat semua record DNS #
Buka pengaturan DNS di penyedia lama dan catat semua record: A, CNAME, MX, TXT. Langkah ini mencegah website dan email mati setelah transfer.
Langkah transfer #
Langkah 1: Ambil kode transfer (EPP) #
Kode transfer adalah semacam kata sandi khusus untuk domain itu. Penyedia baru memakainya untuk membuktikan bahwa pemilik domain menyetujui pemindahan.
Untuk domain di RatuDomain: buka dashboard, pilih domainnya, lalu buka tab Keamanan. Klik Tampilkan kode transfer dan masukkan kata sandi akunmu. Kode hanya bisa diambil saat domain aktif, dan kami tidak menyimpan atau mencatat kode yang ditampilkan.
Jaga kode ini seperti kata sandi. Siapa pun yang memegangnya bisa mencoba memindahkan domainmu.
Langkah 2: Pesan transfer di penyedia baru #
Di penyedia baru, pilih menu transfer domain, masukkan nama domain dan kode transfer, lalu bayar biaya transfernya.
Langkah 3: Setujui transfer kalau diminta #
Kamu mungkin menerima email untuk menyetujui transfer. Untuk domain generik, penyedia lama punya waktu hingga 5 hari untuk memproses permintaan transfer, jadi seluruh proses bisa makan waktu beberapa hari.
Langkah 4: Periksa domain di penyedia baru #
Setelah transfer selesai, cek tanggal kedaluwarsa, nameserver, dan record DNS di dashboard penyedia baru. Pastikan website dan email masih jalan.
Menjaga website dan email tetap jalan #
Risiko terbesar transfer ada di DNS. Ada dua situasi:
Domain memakai nameserver pihak ketiga, misalnya Cloudflare atau nameserver dari hostingmu. Biasanya nameserver ikut pindah apa adanya, dan record DNS tetap tersimpan di pihak ketiga itu. Website dan email umumnya tidak terganggu.
Domain memakai nameserver bawaan penyedia lama. Record DNS tersimpan di penyedia lama. Setelah transfer, penyedia lama bisa berhenti melayani DNS domain itu. Supaya aman:
- Catat semua record di penyedia lama.
- Sebelum transfer, pindahkan nameserver ke penyedia DNS yang tidak ikut pindah, atau ke nameserver penyedia baru kalau mereka sudah bisa menerima record sebelum transfer selesai.
- Buat ulang semua record di sana, lalu tunggu beberapa jam sampai perubahan menyebar.
- Baru jalankan transfer.
Penjelasan soal nameserver dan record ada di apa itu DNS, nameserver, dan record.
Checklist singkat #
- Domain sudah lebih dari 60 hari sejak didaftarkan atau sejak data pemilik berubah (untuk domain generik).
- Domain aktif, tidak ditangguhkan, dan tidak mendekati kedaluwarsa.
- Email pemilik masih aktif.
- Kunci transfer sudah dibuka.
- Semua record DNS sudah dicatat, dan DNS sudah dipindahkan kalau domain memakai nameserver bawaan penyedia lama.
- Kode transfer sudah di tangan.
Soal transfer masuk ke RatuDomain #
Saat ini RatuDomain belum melayani transfer domain masuk dari penyedia lain. Kalau domainmu ada di RatuDomain dan kamu ingin pindah, kode transfer bisa kamu ambil sendiri dari tab Keamanan seperti dijelaskan di atas. Kami tidak menahan domain tanpa alasan yang sah, kecuali domain sedang ditangguhkan karena pelanggaran, dalam sengketa, atau ada tagihan yang belum lunas, seperti tertulis di Syarat & Ketentuan.
Sebelum memutuskan pindah karena harga, bandingkan harga perpanjangan di kedua tempat, bukan hanya biaya transfernya. Baca kenapa harga perpanjangan domain penting.
Pertanyaan yang sering diajukan #
Apa itu kode EPP atau auth code? #
Kode rahasia untuk satu domain yang membuktikan pemilik menyetujui pemindahan ke penyedia lain. Kamu mengambilnya dari penyedia lama dan memasukkannya di penyedia baru.
Kenapa domain saya tidak bisa ditransfer? #
Penyebab yang paling umum: domain baru berumur kurang dari 60 hari atau baru berganti data pemilik (untuk domain generik), domain masih terkunci, domain sudah kedaluwarsa atau ditangguhkan, atau kode transfer salah.
Apakah website saya mati saat transfer? #
Tidak harus. Website dan email tetap jalan selama DNS tetap tersedia. Risikonya ada kalau domain memakai nameserver bawaan penyedia lama, jadi pindahkan dan buat ulang record DNS sebelum transfer.
Apakah sisa masa aktif domain hilang setelah transfer? #
Untuk domain generik seperti .com, sisa masa aktif tidak hilang. Transfer biasanya menambah satu tahun ke masa aktif yang tersisa. Untuk keluarga .id, tanyakan ketentuannya ke penyedia tujuan.
Di mana mengambil kode transfer domain di RatuDomain? #
Di dashboard, pilih domainnya, buka tab Keamanan, lalu klik Tampilkan kode transfer dan masukkan kata sandi akunmu.


