RatuDomain

Keamanan Website untuk UMKM: 7 Langkah Dasar yang Mudah

Panduan keamanan website untuk UMKM: kata sandi, pembaruan, HTTPS, pengamanan akun domain, dan cadangan, dengan bahasa yang mudah dipahami pemula.

6 menit bacaDiperbarui Tim RatuDomain

Keamanan website untuk UMKM dimulai dari tiga hal sederhana: kata sandi yang kuat, pembaruan rutin, dan akun domain yang terkunci rapi. Kamu tidak perlu jadi ahli teknis. Kebanyakan website usaha kecil bermasalah bukan karena diserang peretas canggih, tapi karena kata sandi lemah, plugin lama, atau domain yang lupa diperpanjang.

Kenapa keamanan website untuk UMKM tetap penting #

"Usahaku kecil, siapa yang mau menyerang?" Pikiran ini wajar, tapi kurang tepat. Serangan otomatis tidak memilih target berdasarkan ukuran usaha. Program otomatis menyisir internet mencari website dengan celah umum, lalu mencobanya satu per satu.

Kalau website usahamu kena, dampaknya langsung terasa:

  • Pelanggan melihat peringatan atau halaman aneh, lalu pergi.
  • Website dipakai untuk menyebar tautan berbahaya atas nama usahamu.
  • Kamu kehilangan waktu untuk memperbaiki, padahal seharusnya melayani pesanan.
  • Kepercayaan pelanggan turun, dan itu paling lama dipulihkan.

Kabar baiknya, sebagian besar risiko bisa ditekan dengan kebiasaan dasar. Berikut urutannya.

1. Pakai kata sandi yang kuat dan berbeda-beda #

Ini langkah paling murah dan paling sering diabaikan. Ada tiga akun yang perlu kamu jaga:

  • akun domain (tempat kamu mendaftar dan memperpanjang nama website),
  • akun hosting atau pembuat website,
  • akun admin website itu sendiri, misalnya login WordPress.

Aturan praktisnya:

  • Pakai kata sandi panjang, misalnya beberapa kata acak yang digabung, bukan tanggal lahir atau nama usaha.
  • Jangan pakai kata sandi yang sama di tiga akun tadi. Kalau satu bocor, yang lain ikut terbuka.
  • Simpan di pengelola kata sandi atau catatan yang aman, bukan di grup chat.
  • Ganti nama pengguna admin bawaan seperti "admin" kalau website-mu mengizinkan.

Aktifkan juga verifikasi dua langkah di layanan yang menyediakannya, terutama di email yang kamu pakai untuk mendaftar. Email itu adalah kunci cadangan semua akun lain.

2. Perbarui WordPress, tema, dan plugin #

Kalau website-mu memakai WordPress, pembaruan adalah garis pertahanan terpenting. Banyak celah keamanan ditemukan pada plugin dan tema lama, lalu diperbaiki lewat versi baru. Website yang tidak pernah diperbarui tetap membawa celah itu.

Kebiasaan yang cukup:

  • Cek menu pembaruan sekali seminggu.
  • Hapus plugin dan tema yang tidak dipakai, bukan sekadar dinonaktifkan.
  • Pasang plugin hanya dari sumber resmi dan yang masih rutin diperbarui.
  • Jangan memasang tema atau plugin bajakan. Banyak yang sudah disusupi kode berbahaya.

Kalau kamu merasa repot mengurus ini, pertimbangkan pembuat website yang tidak butuh perawatan plugin. RatuWeb adalah pembuat website berbasis AI dari RatuDomain, dan untuk detail fiturnya lihat halaman produknya langsung.

3. Pastikan website memakai HTTPS #

HTTPS membuat data antara pengunjung dan website terenkripsi. Tandanya ada ikon gembok di browser, dan alamat diawali https://. Tanpa itu, browser biasanya menampilkan peringatan "tidak aman", dan pengunjung sering langsung menutup halaman.

Sertifikat SSL yang diperlukan untuk HTTPS tersedia gratis di paket RatuHost, jadi kamu tidak perlu membelinya terpisah. Untuk spesifikasi dan harga terbaru, lihat halaman /hosting.

Setelah SSL aktif, cek bahwa semua halaman terbuka dengan https://, termasuk halaman produk dan formulir kontak.

4. Kunci akun domain, karena di situlah "alamat" usahamu #

Website bisa dipulihkan. Domain yang hilang jauh lebih sulit. Kalau domain dicuri atau terlambat diperpanjang, pelanggan tidak bisa menemukan usahamu dan emailmu ikut mati.

Yang perlu kamu lakukan:

  • Pakai email pendaftar yang aktif dan hanya kamu yang bisa mengaksesnya.
  • Jangan bagikan kode transfer (EPP) ke siapa pun. Kode itu kunci untuk memindahkan domain ke penyedia lain, dan hanya kamu yang boleh memegangnya.
  • Aktifkan perpanjangan otomatis dari saldo akun, supaya domain tidak lepas karena lupa. Harga perpanjangan domain .id adalah Rp279.000 per tahun, dan pendaftaran tahun pertama Rp269.000 (per 20 Oktober 2026).
  • Pelajari risikonya di apa itu domain kedaluwarsa supaya kamu tahu apa yang terjadi kalau terlambat.

Soal data pribadi, nama dan alamat pemilik domain bisa tampil di pencarian whois publik. Perlindungan whois menyembunyikannya dan tersedia sebagai tambahan seharga Rp25.000 (per 20 Oktober 2026) per tahun. Perlu atau tidak, tergantung usahamu. Penjelasannya ada di perlindungan whois untuk usaha.

5. Buat cadangan (backup) secara berkala #

Cadangan adalah asuransi termurah. Kalau website rusak atau kena masalah, kamu bisa mengembalikannya ke kondisi sehat.

  • Simpan salinan website dan database di tempat terpisah dari server utama, misalnya penyimpanan cloud pribadi.
  • Buat cadangan sebelum memperbarui besar-besaran atau mengganti tema.
  • Coba pulihkan sekali, supaya kamu tahu cadangannya benar-benar bisa dipakai.

Cek ke penyedia hosting-mu apa saja yang termasuk dalam paketnya. Jangan berasumsi cadangan otomatis tersedia, dan jangan hanya mengandalkan satu salinan.

6. Batasi siapa yang bisa masuk #

Makin banyak orang punya akses admin, makin besar peluang kata sandi bocor.

  • Beri akses hanya ke orang yang memang butuh.
  • Pakai peran terbatas (misalnya penulis atau editor) untuk yang tidak perlu mengubah pengaturan.
  • Hapus akses orang yang sudah tidak bekerja denganmu, hari itu juga.
  • Jangan login dari komputer umum atau Wi-Fi yang tidak kamu percaya.

7. Waspadai penipuan yang mengatasnamakan domain dan hosting #

Pemilik domain sering menerima email palsu: "domainmu akan mati, bayar sekarang ke rekening ini" atau "klik untuk verifikasi akun". Beberapa langkah aman:

  • Jangan klik tautan di email yang mengaku dari penyedia. Buka sendiri situs resminya dan masuk dari sana.
  • Periksa alamat pengirim dan ejaan domainnya.
  • Pembayaran hanya lewat panel akun resmi, bukan transfer ke rekening pribadi.
  • Kalau ragu, hubungi penyedia lewat kontak resmi di situsnya.

Daftar cek mingguan, 10 menit saja #

  1. Buka halaman pembaruan, pasang pembaruan yang tersedia.
  2. Lihat daftar pengguna admin, hapus yang tidak dikenal.
  3. Pastikan website terbuka dengan gembok HTTPS.
  4. Cek tanggal kedaluwarsa domain dan status perpanjangan otomatis.
  5. Pastikan cadangan terbaru ada dan bisa dibuka.

Kesalahan umum #

  • Satu kata sandi untuk semuanya. Satu kebocoran membuka semua akun.
  • Menunda pembaruan berbulan-bulan. Celah lama paling sering dieksploitasi.
  • Memakai email gratis yang jarang dibuka untuk akun domain. Pemberitahuan penting terlewat. Email di domain sendiri via RatuMail bisa jadi alternatif, tapi tetap kamu yang menjaga kata sandinya.
  • Tidak punya cadangan sama sekali.
  • Percaya email yang mengancam domain akan mati.

Mulai dari yang paling mudah #

Keamanan tidak harus dikerjakan sekaligus. Mulai hari ini dengan mengganti kata sandi akun domain dan mengaktifkan perpanjangan otomatis. Kalau kamu belum punya alamat sendiri untuk usahamu, cari namanya dulu di RatuDomain dan lihat apakah masih tersedia, termasuk di domain .id.

Pertanyaan yang sering diajukan #

Apakah website UMKM benar-benar bisa diserang? #

Bisa. Serangan umumnya otomatis dan mencari celah umum tanpa melihat ukuran usaha. Website kecil dengan kata sandi lemah atau plugin lama sama rentannya dengan yang besar.

Apa langkah keamanan website yang paling penting untuk pemula? #

Kata sandi kuat yang berbeda untuk tiap akun, pembaruan rutin, dan cadangan berkala. Tiga hal itu sudah menutup sebagian besar risiko umum.

Apakah SSL cukup untuk membuat website aman? #

Tidak. SSL mengenkripsi data antara pengunjung dan website, tapi tidak menghentikan kata sandi bocor atau plugin yang punya celah. Anggap SSL satu lapisan dari beberapa.

Bagaimana mencegah domain dicuri? #

Jaga akun dan email pendaftar dengan kata sandi kuat, jangan bagikan kode EPP, dan aktifkan perpanjangan otomatis supaya domain tidak lepas.

Cek nama domain untuk usahamu

Ketik namanya saja. Kami cek di semua ekstensi sekaligus, lengkap dengan harga tahun pertama dan perpanjangan.

transfer domainkelola domain

Syarat Transfer Domain: Apa yang Perlu Disiapkan

Daftar syarat transfer domain ke RatuDomain: buka kunci domain, siapkan kode EPP, cek domain, dan bayar sekali. Lengkap dengan kesalahan yang sering terjadi.

5 menit baca · Diperbarui