RatuDomain

Perlindungan whois: perlu atau tidak untuk usahamu?

Perlindungan whois menyembunyikan nama, alamat, dan nomor teleponmu dari catatan publik domain. Cek kapan fitur ini berguna untuk usaha kecil.

5 menit bacaDiperbarui Tim RatuDomain

Perlindungan whois menyembunyikan data pribadimu (nama, alamat, nomor telepon, email) dari catatan publik domain. Tanpa perlindungan ini, siapa pun bisa mencari domainmu dan melihat data tersebut. Dengan perlindungan whois aktif, yang tampil adalah data pengganti dari penyedia layanan, bukan datamu.

Apa itu whois dan kenapa datamu bisa tampil #

Setiap domain punya catatan pendaftar. Catatan itu berisi siapa pemilik domain, alamat, nomor telepon, dan email. Aturan internet mewajibkan data ini ada dan benar, karena dipakai untuk menghubungi pemilik bila ada masalah teknis atau sengketa.

Masalahnya, di banyak ekstensi catatan itu bisa dicari publik lewat layanan whois. Cukup ketik nama domain di situs pencari whois, lalu datamu muncul.

Untuk pemilik usaha kecil, ini sering terasa janggal. Kamu mendaftarkan domain dari rumah, memakai nomor pribadi, lalu alamat rumahmu bisa dibaca orang asing.

Data apa saja yang biasanya muncul #

  • Nama pendaftar atau nama organisasi
  • Alamat lengkap
  • Nomor telepon
  • Alamat email
  • Tanggal domain didaftarkan dan tanggal kedaluwarsanya

Tanggal dan nameserver tetap terlihat karena itu informasi teknis domain. Yang disembunyikan perlindungan whois adalah data kontak pribadi.

Cara kerja perlindungan whois #

Saat perlindungan whois aktif, catatan publik tidak menampilkan datamu. Isinya diganti data kontak pengganti. Surat atau pesan yang masuk ke alamat pengganti itu bisa diteruskan ke kamu, sehingga kamu tetap bisa dihubungi tanpa membuka data aslinya.

Datamu yang sebenarnya tetap tersimpan di sistem registrar dan tetap sah sebagai data pemilik. Perlindungan ini tidak mengubah siapa pemilik domainnya. Kamu tetap pemilik, dan hak transfer tetap ada di tanganmu.

Satu hal yang perlu kamu tahu #

Perlindungan whois menyembunyikan data dari tampilan publik. Ia bukan perisai dari semua hal. Otoritas resmi atau registry tetap bisa meminta data pemilik lewat jalur yang sah. Jadi tetap isi data pendaftaran dengan benar. Data palsu bisa membuat domainmu ditangguhkan.

Kenapa perlindungan whois penting untuk usaha kecil #

Berikut beberapa alasan yang paling nyata untuk UMKM dan pemilik usaha perorangan.

Mengurangi spam dan telepon tak dikenal #

Email dan nomor telepon yang tampil di whois bisa dikumpulkan oleh program otomatis. Setelah domain baru terdaftar, tidak jarang pemiliknya menerima tawaran yang tidak diminta lewat email atau telepon. Menyembunyikan kontak mengurangi peluang itu.

Menjaga alamat rumah tetap privat #

Banyak usaha kecil berjalan dari rumah. Alamat di catatan whois adalah alamat yang kamu isi saat mendaftar. Kalau itu alamat rumah, sebaiknya jangan terbuka untuk semua orang.

Mengurangi risiko penipuan yang memakai datamu #

Data pemilik yang lengkap memudahkan orang membuat pesan palsu yang terlihat meyakinkan, misalnya email yang mengaku dari penyedia domain dan menyebut namamu dengan benar. Semakin sedikit data yang terbuka, semakin sulit pesan semacam itu dibuat meyakinkan. Tetap waspada pada email yang meminta kamu login atau membayar lewat tautan tak dikenal.

Kapan perlindungan whois tidak terlalu perlu #

Tidak semua orang butuh. Kalau kamu mendaftarkan domain atas nama perusahaan dan memang memakai alamat kantor serta email umum seperti info@, data yang tampil sudah publik dan memang sengaja dibuat terbuka. Beberapa pemilik usaha malah ingin alamat kantornya terlihat sebagai tanda bahwa usahanya nyata.

Pertanyaan yang membantu: apakah data di formulir pendaftaran adalah data yang rela kamu pasang di papan nama depan rumah? Kalau jawabannya tidak, aktifkan perlindungan.

Perlindungan whois di RatuDomain #

Di RatuDomain, perlindungan whois adalah pilihan tambahan saat kamu mendaftar. Biayanya Rp25.000 per tahun, dan kamu bisa memutuskan sendiri mau memakainya atau tidak. Harga domainnya ditampilkan di muka, misalnya domain .id berharga Rp269.000 untuk tahun pertama dan Rp279.000 per tahun untuk perpanjangan. Promo yang sedang berjalan: Rp352.000 untuk registrasi 2 tahun (normal Rp538.000), nama minimal 5 karakter (per 5 Oktober 2026).

Kalau kamu menghitung total biaya, jangan lupa menambahkan biaya perlindungan ini. Untuk domain .id selama dua tahun, biaya domainnya Rp548.000 (per 5 Oktober 2026), belum termasuk perlindungan whois.

Pembayaran bisa lewat QRIS, virtual account bank, atau e-wallet, dan domain aktif otomatis setelah pembayaran masuk. Detail per ekstensi ada di halaman cek harga domain .id, dan promo domain menampilkan penawaran yang sedang berjalan beserta syaratnya.

Catatan soal ekstensi #

Aturan tampilan whois berbeda tiap ekstensi. Ada ekstensi yang sudah menyembunyikan sebagian data secara bawaan, ada yang tidak. Cek halaman ekstensi yang kamu pilih sebelum memutuskan, dan lihat apakah opsi perlindungan tersedia saat checkout.

Langkah praktis sebelum mendaftar #

  1. Pilih nama domain dulu. Kalau masih bingung, coba ide nama domain untuk mendapat bahan pilihan.
  2. Siapkan data yang benar. Pakai nama sesuai identitas dan email yang aktif. Kamu butuh email itu untuk notifikasi perpanjangan dan konfirmasi.
  3. Pakai email khusus usaha. Daripada email pribadi utama, buat satu alamat khusus untuk urusan domain. Kalau nanti terkena spam, inbox pribadimu tetap bersih.
  4. Putuskan soal perlindungan whois. Pertimbangkan seberapa privat datamu dan berapa biayanya per tahun.
  5. Catat tanggal kedaluwarsa. Perlindungan whois ikut berakhir kalau domain tidak diperpanjang atau layanannya tidak diperpanjang.

Satu lagi: domain hanya mengarah ke website lewat pengaturan DNS. Kalau kamu belum paham, baca apa itu DNS dan nameserver supaya tidak bingung saat menyambungkan domain ke website atau toko online dari penyedia lain.

Mulai dari nama yang tepat #

Perlindungan whois menjaga privasimu, tetapi langkah pertamanya tetap memilih nama usaha yang bagus. Cari nama yang kamu mau di kolom pencarian RatuDomain, lihat harganya, lalu putuskan apakah kamu mau mengaktifkan perlindungan datamu sekalian.

Pertanyaan yang sering diajukan #

Apakah perlindungan whois mengubah kepemilikan domain? #

Tidak. Kamu tetap pemilik sah. Yang berubah hanya data yang tampil di pencarian whois publik.

Apakah perlindungan whois membuat website saya lebih aman dari peretas? #

Tidak. Ia hanya menyembunyikan data kontak pendaftar. Keamanan website bergantung pada pengaturan di penyedia hosting atau platform websitemu, dan pada kata sandi akunmu.

Apakah saya masih bisa memindahkan domain ke penyedia lain? #

Bisa. Kamu tetap dapat melakukan transfer keluar dengan kode auth (EPP). Langkahnya ada di cara transfer domain ke penyedia lain.

Bolehkah saya mengisi data palsu supaya privat? #

Jangan. Data pendaftaran wajib benar. Data palsu bisa membuat domain ditangguhkan, dan kamu bisa kehilangan akses. Pakai perlindungan whois sebagai gantinya.

Cek nama domain untuk usahamu

Ketik namanya saja. Kami cek di semua ekstensi sekaligus, lengkap dengan harga tahun pertama dan perpanjangan.

domain .idumkm

Domain .id untuk UMKM: kenapa cocok dan cara memilihnya

Domain .id cukup didaftarkan pakai KTP, pendek, dan mudah diingat pembeli lokal. Ini alasan .id cocok untuk usaha kecil, cara memilih namanya, dan biayanya per tahun.

5 menit baca · Diperbarui

websitejualan online

Cara membuat website toko online sendiri untuk pemula

Tujuh langkah membuat website toko online sendiri: menentukan produk, mendaftarkan domain, memilih platform, menyambungkan DNS, sampai menguji pesanan pertama.

5 menit baca · Diperbarui

kelola domaindns

Cara transfer domain ke penyedia lain

Langkah memindahkan domain ke penyedia (registrar) lain, dari mengambil kode transfer (EPP) sampai menjaga website dan email tetap jalan, plus aturan kunci 60 hari.

5 menit baca · Diperbarui